November 18, 2011

balada kaset lawas

Such a nice Friday!!! Kenapa, ada apa?

Jadi begini ceritanya… Kisah ini berawal sekitar 6 tahun lalu, saat saya sedang menikmati masa-masa kuliah. Pas ngubek-ngubek koleksi kaset masku yang nomer dua, saya dengan sengaja “nemu” kaset ini. Judulnya Best of TV Drama. Isinya versi instrumental dari kumpulan soundtrack drama asia. Yah.. pada masa itu yang terkenal bangsanya Endless Love, All About Eve. Dan setelah disimak, ternyata enak juga didenger. Meskipun nggak bisa diikutin sambil nyanyi-nyanyi, ternyata musik instrumental bisa bikin relaks. Maka dari itu, kaset ini sukses menemaniku setiap datang waktunya bobo’ siang. (idih… enaknya ya, jaman segitu, bisa nyante-nyante, sempet tidur siang pula..)

Ternyata eh ternyata, suatu saat, mungkin karena kebanyakan diputer, suara tu kaset pun jadi mbleret-mbleret. Nggak enak didenger deh pokoknya. Kupikir mungkin tape-nya yang rusak, tapi setelah kucoba di tape yang lain, hasilnya tetep sama. Mbleret. Hua… kaset favorit yang bukan milikku pun akhirnya almarhum sudah.

Dan ternyata, sampai beberapa tahun kemudian, irama musiknya masih terngiang-ngiang di telinga. Terutama suara flute yang mengalun lembut, enak banget di telinga. Udah pernah nyoba nyari donlotannya sih, tapi nggak pernah ketemu. Dan itu pun bukan sekali dua kali. Udah nyari, nyerah, nyari lagi, nyerah lagi, nekad nyari lagi, ahh sudahlah begitu aja terus… Entah udah berapa kali saya tanya mbah gugel, tapi hasilnya tetap nihil. Emmm… maksudnya nihil disini tuh nggak ada link donlot gratisannya ya! Haha, dasar oportunis. Maunya gratisan mulu.

Sampe-sampe, hanya untuk sekedar menghilangkan rasa penasaran sama musik instrumental flute, terdownload lah album “Bolling: Suite For Flute and Jazz Piano Trio”. Mmmm… mungkin dari segi musikalitas, bagusan yang Bolling punya sih. Cuman gimana ya… Rasanya gemes banget, sementara lagu-lagu lain yang sempet nemenin perjalanan pendewasaan mulai dari jaman SD, SMP, SMA, bisa didonlot semua di internet. (emangnya udah dewasa??)

Dan berhubung barangnya udah lama banget, jadi udah nggak ada toko kaset yang nge-jual. Beli online pun basisnya overseas. Akhirnya setelah pencarian yang panjang dan pertimbangan yang matang, diputuskan sudah: beli online!

Well… finally! Akhirnya barang yang kutunggu-tunggu nyampe juga di rumah dengan selamat… And it soundssss sooooo niceeee….. Pikiranku pun melayang-layang ke zaman males-malesnya ngerjain TA dengan setting kamar atas di Jogja. Haha, gotcha!

Jadi, malam ini saya mau bernostalgila dulu! Dudududu….

November 10, 2011

kasih tak sampai

Mengutip CEO Note terakhirnya Pak Dis sebagai dirut PLN, “malam itu, hati saya sangat galau”. Yeah, malam ini hatiku juga lagi galau. Harapanku untuk liburan pupus sudah. Persis seperti batalnya rencana liburan Pak Dis untuk jalan-jalan ke eropa.
-
Dua minggu lalu, misua mengijinkanku untuk pelesir ke DIY dan sekitarnya bareng temen-temen kantor. Tersusunlah sejumlah rencana. Mengajak temen-temen untuk nginep di rumah yang lagi kosong ngglondang, belanja ke malioboro, jalan-jalan ke pantai wonosari, menghabiskan pagi dengan berjalan mengelilingi waduk belakang rumah dan ke pasar beli gudeg. Sebuah panci Happycall buat mama pun sudah ditangan. Wuih… rasanya wajah Jogja sudah di depan mata.
-
Seminggu kemudian (minggu lalu), saat pulang kantor dengan santainya misua bilang kalo pada saat yang sama, akan ada Family Gathering. Dan.. buyar sudah semua bayangan yang ada di kepala. Wajah jogja tiba-tiba menjauh dan mengecil. Sempat agak gelo, soalnya udah bayangin segitu hebohnya perjalanan ke Jogja.
-
Tapi seiring dengan menjauhnya wajah Jogja, wajah Ancol pun semakin mendekat dan menawarkan beberapa paket yang tak kalah menggiurkan. Ke Dufan. Berhubung misua belum pernah ke sono, jadi bisa sedikit show off ke misua tentang sejumalah permainan wahana yang hampir pernah kunaiki semua :D Ke Bandar Jakarta. Tumben-tumbenan kan kita bisa makan berdua ke resto gede. Meskipun ntar bareng-bareng ama yang laen, yah.. anggap aja dinner berdua ;p. Dan….. yang paling ditunggu, menghabiskan malam yang romantis di hotel. kikikikiki….
-
Dannn….. untuk kedua kalinya, aku terpaksa harus merelakan rencana liburan. Kemarin, misua pergi ke kampung karena kakek meninggal. Yang artinya, rencana menghabiskan weekend pun buyar sudah. Dan aku pun terpaksa tertinggal di jakarta karena pekerjaan kantor yang menumpuk berkat partner yang lagi cuti.
-
Yah, seperti kata Pak Dis, malam itu hati saya sangat galau. Bukan saja malam itu, tapi malam ini, dan malam-malam berikutnya… sampai misua datang.
-
Well.. wish 4 the better vacation later…

November 03, 2011

Tips & Tricks: Konversi Format eBook

“Amirrr…!” Surti membuka pintu dengan penuh semangat. Amira yang sedang asyik membaca novel pun terkaget-kaget dan hampir saja novel yang dipegangnya terlempar. “Apaan sih, Sur… ” jawab Amira sedikit kesal. Tanpa menghiraukan kekesalan temannya itu, Surti segera memperlihatkan sesuatu yang dipegangnya kepada Amira. “Ini lho Mir… gua punya mainan baru. Nggak perlu lagi deh beli buku baru. Nggak perlu lagi menuh-menuhin rak dengan novel-novel. Ni gua punya eBook Reader. Buat baca buku nih, Mir. Nyari eBook kan sekarang banyak bertebaran di internet, gratis lagi…” jelas Surti dengan satu tarikan napas. “oo… gitu ya. Coba, lu punya buku apa?” tanya Amira. Setelah memencet-mencet tombol di eReader yang ia punya, Surti pun menunjukkannya pada Amira.”Ini nih… gua ambil dari internet, trus gua simpen di word”. Amira pun dengan seksama memperhatikan tulisan di layar. “Kok tulisannya kecil-kecil gini sih Sur… nggak keliatan tau!”. Surti hanya bisa menggaruk-garukkan kepalanya. “iya ya…”

Apa format eBook favorit anda? Sebagian besar eReader saat ini telah mendukung hampir seluruh format eBook yang ada. Jika eReader anda tidak mendukung format tertentu, atau anda lebih menyukai suatu jenis format eBook, anda dapat mengubah format eBook yang anda punya menjadi format yang anda inginkan. Sebenarnya banyak software yang menawarkan fasilitas untuk mengkonversi beberapa jenis format eBook. Salah satu diantaranya adalah Calibre. Software ini mampu menkonversi ke dan dari hampir seluruh format eBook. Namun sebagai referensi, Calibre memilih format LIT, MOBI, EPUB, FB2, HTML, PRC, RTF, PDB, TXT, PDF sebagai format terbaik.

Format eBook yang paling banyak digemari saat ini adalah ePub. Keunggulan dari format ini adalah ukuran huruf yang bisa diperbesar atau diperkecil , namun dengan ukuran halaman yang sama dan mampu menyesuaikan bentuk dari perngkat yang digunakan. Dari segi ukuran file pun, ePub mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan ukuran TXT.

Berikut ini cara mengubah format eBook menggunakan Calibre
  1. Install Calibre. Software dapat diunduh di sini
  2. Buka Sorftware Calibre
  3. Klik “Add Books”. pilih file eBook yang ingin anda ubah. lalu klik open. akan tertampil list eBook yang anda buka di layar.
  4. Blok file-file yang ingin anda ubah
  5. Klik “Convert Books”. akan tertampil pengaturan output hasil konversi. di bagian pojok kanan atas, pilih format output yang anda inginkan. klik OK
  6. Tunggu beberapa saat selagi Calibre mengkonversi format sesuai yang anda inginkan. Proses konversi berlangsung ditandai dengan berputarnya lingkaran pada bagian pojok kanan bawah. Setelah lingkaran tersebut berhenti berputar, berarti hasil file yang anda konversi telah tersedia.
  7. Untuk membuka lokasi file, klik kanan file yang anda konversi, pilih “Open containing folder”

Namun tidak semua file ebook dapat anda konversi. Ebook dengan proteksi DRM (digital rights management) tidak akan mampu terbaca oleh Calibre. DRM ini adalah bentuk perlindungan terhadap pembajakan yang akan mengunci file sehingga hanya dapat dibuka oleh perangkat tertentu. Untuk membaca file yang memiliki DRM, anda harus menghilangkan DRM-nya terlebih dahulu. Ada beberapa software untuk menghilangkan DRM ini, salah satunya adalah Mobipocket DRM Removal (untuk selanjutnya, disingkat sabagai MDR). Untuk melakukannya, anda harus menggunakannya bersama software Mobipocket Reader (untuk selanjutnya, disingkat sabagai MR). Caranya:
  1. Buka MR lalu buka MDR
  2. Jika pada MDR, PID anda belum terdeteksi,periksa kembali di MR. Klik “Reading Device” > “Edit Properties” > copy PID anda yang tertampil, lalu paste pada kolom PID di MDR.
  3. Buka file eBook yang diinginkan
  4. Klik “Remove DRM”

“Amir.. liat nih… koleksi buku dan komik gua udah ribuan… gratis lagi” pamer Surti. Amira hanya menjawab pelan “hmm… emangnya lu mau baca semuanya tuh buku? satu buku aja kelarnya berbulan-bulan gitu…” Surti pun cuma bisa nyengir.

eBook Reader

Apa ada yang aneh? Saat orang lain mengidam-idamkan tablet, saya memimpikan eBook reader dengan layar hitam-putih. Yang dari segi harga, tidak jauh berbeda dengan tablet namun dengan fasilitas yang sangat terbatas.

anonim: “wah.. punya tablet nih?”
saya: “bukan tablet nih…!”
anonim: “apaan dong?”
saya: “eBook Reader. Buku”
anonim: “bisa buat apa aja?”
saya: “ya buat baca, enak bisa ditenteng-tenteng. layarnya itam putih pula, nggak capek kalo baca lama2 kayak di komputer.”
anonim: “bisa internetan juga?”
saya: “cuman cek imel doang, kalo pas ada wireless.”
anonim: “ooo….”
anonim lagi: “kenapa nggak beli tablet aja sekalian?”
………..dan begitulah seterusnya……..

Percakapan tersebut sering terjadi jika seorang teman yang mendapatkan saya sedang membaca dengan eBook reader. Agak susah menjelaskannya memang, berhubung jalan pikiran saya berbeda dengan kebanyakan orang. Kebanyakan orang akan berpikir, sangatlah menyenangkan memiliki tablet yang handy dan bisa digunakan untuk hampir semua fungsi yang bisa dilakukan oleh komputer. Bisa internet, game, baca+edit dokumen, foto, video, de-el-el. Sedangkan saya, adalah orang yang tidak begitu tertarik All-In-One gadget. Saya telah sangat nyaman menjelajahi dunia maya, main game, mengedit lagu atau membuat video de-el-el, dengan Axioo saya yang telah terinstall begitu macam software yang menarik.

Sampai suatu saat saya merasakan kesulitan saat harus membaca komik ataupun novel elektronik di layar komputer. Mata jadi cepet capek. Alhasil, saya pun mengidam-idamkan barang ini sejak 2 tahun lalu. Ebook Reader, dengan teknologi e-Ink yang menghasilkan citra hitam-putih dan sangat nyaman di mata.

Bahkan misua pun sempat melayangkan pandangan aneh saat saya malu-malu kucing untuk minta dibelikan eBook reader di suatu pameran buku.

misua: “beneran, mau ini?”
saya: *mengangguk*
misua: “hitam putih?”
saya: *mengangguk lagi*
saya lagi: “biar enak buat baca, mata jadi nggak cepet capek”
misua: *terdiam sebentar*
misua lagi: “ya sudah, kalo emang pengen”
berdua: *terdiam*
misua lagi: “yakin nih?”
saya: “HO’OH!”
misua: *nyengir*

Alhasil, terbelilah eReader impian. meskipun tidak setenar Kindle atau Sony PRS atau Onyx Boox, pilihan jatuh pada iRiver buatan korea. Alasannya? jelas, harga lebih murah dari ketiga merek tenar diatas. Dan meskipun tidak setenar tablet, gadget ini telah sukses membuat saya diberi title aut*s oleh misua. Yeah, i love this gadget!

Tips & Tricks: Konversi Format eBook

“Amirrr…!” Surti membuka pintu dengan penuh semangat. Amira yang sedang asyik membaca novel pun terkaget-kaget dan hampir saja novel yang dipegangnya terlempar. “Apaan sih, Sur… ” jawab Amira sedikit kesal. Tanpa menghiraukan kekesalan temannya itu, Surti segera memperlihatkan sesuatu yang dipegangnya kepada Amira. “Ini lho Mir… gua punya mainan baru. Nggak perlu lagi deh beli buku baru. Nggak perlu lagi menuh-menuhin rak dengan novel-novel. Ni gua punya eBook Reader. Buat baca buku nih, Mir. Nyari eBook kan sekarang banyak bertebaran di internet, gratis lagi…” jelas Surti dengan satu tarikan napas. “oo… gitu ya. Coba, lu punya buku apa?” tanya Amira. Setelah memencet-mencet tombol di eReader yang ia punya, Surti pun menunjukkannya pada Amira.”Ini nih… gua ambil dari internet, trus gua simpen di word”. Amira pun dengan seksama memperhatikan tulisan di layar. “Kok tulisannya kecil-kecil gini sih Sur… nggak keliatan tau!”. Surti hanya bisa menggaruk-garukkan kepalanya. “iya ya…”
-
Apa format eBook favorit anda? Sebagian besar eReader saat ini telah mendukung hampir seluruh format eBook yang ada. Jika eReader anda tidak mendukung format tertentu, atau anda lebih menyukai suatu jenis format eBook, anda dapat mengubah format eBook yang anda punya menjadi format yang anda inginkan. Sebenarnya banyak software yang menawarkan fasilitas untuk mengkonversi beberapa jenis format eBook. Salah satu diantaranya adalah Calibre. Software ini mampu menkonversi ke dan dari hampir seluruh format eBook. Namun sebagai referensi, Calibre memilih format LIT, MOBI, EPUB, FB2, HTML, PRC, RTF, PDB, TXT, PDF sebagai format terbaik.
-
Format eBook yang paling banyak digemari saat ini adalah ePub. Keunggulan dari format ini adalah ukuran huruf yang bisa diperbesar atau diperkecil , namun dengan ukuran halaman yang sama dan mampu menyesuaikan bentuk dari perngkat yang digunakan. Dari segi ukuran file pun, ePub mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan ukuran TXT.
-
Berikut ini cara mengubah format eBook menggunakan Calibre
  1. Install Calibre. Software dapat diunduh di sini
  2. Buka Sorftware Calibre
  3. Klik “Add Books”. pilih file eBook yang ingin anda ubah. lalu klik open. akan tertampil list eBook yang anda buka di layar.
  4. Blok file-file yang ingin anda ubah
  5. Klik “Convert Books”. akan tertampil pengaturan output hasil konversi. di bagian pojok kanan atas, pilih format output yang anda inginkan. klik OK
  6. Tunggu beberapa saat selagi Calibre mengkonversi format sesuai yang anda inginkan. Proses konversi berlangsung ditandai dengan berputarnya lingkaran pada bagian pojok kanan bawah. Setelah lingkaran tersebut berhenti berputar, berarti hasil file yang anda konversi telah tersedia.
  7. Untuk membuka lokasi file, klik kanan file yang anda konversi, pilih “Open containing folder”
Namun tidak semua file ebook dapat anda konversi. Ebook dengan proteksi DRM (digital rights management) tidak akan mampu terbaca oleh Calibre. DRM ini adalah bentuk perlindungan terhadap pembajakan yang akan mengunci file sehingga hanya dapat dibuka oleh perangkat tertentu. Untuk membaca file yang memiliki DRM, anda harus menghilangkan DRM-nya terlebih dahulu. Ada beberapa software untuk menghilangkan DRM ini, salah satunya adalah Mobipocket DRM Removal (untuk selanjutnya, disingkat sabagai MDR). Untuk melakukannya, anda harus menggunakannya bersama software Mobipocket Reader (untuk selanjutnya, disingkat sabagai MR). Caranya:
  1. Buka MR lalu buka MDR
  2. Jika pada MDR, PID anda belum terdeteksi,periksa kembali di MR. Klik “Reading Device” > “Edit Properties” > copy PID anda yang tertampil, lalu paste pada kolom PID di MDR.
  3. Buka file eBook yang diinginkan
  4. Klik “Remove DRM”
“Amir.. liat nih… koleksi buku dan komik gua udah ribuan… gratis lagi” pamer Surti. Amira hanya menjawab pelan “hmm… emangnya lu mau baca semuanya tuh buku? satu buku aja kelarnya berbulan-bulan gitu…” Surti pun cuma bisa nyengir.