March 06, 2010

between singer and producer


Apa yang terjadi jika seorang produser ditinggalkan oleh sang artis? hmm… mari kita ambil contoh

Deddy Dores – Nike Ardilla

Sedih, itu sudah tentu. Namun bayang-bayang sosok sang artis tampaknya tidak bisa hilang dari ingatan Deddy Dores. Seakan tidak rela atas kepergian Nike akibat kecelakaan tragis yang menimpanya, Deddy terus mencari sosok pengganti Nike. Sebut saja, Dike Ardilla (Diana Utami) dan Lia Nathalia. Proyek tersebut memang diperuntukkan untuk mengenang kepopuleran Nike Ardilla. Namun sayang, tampaknya tidak ada sosok yang dapat menggantikan posisi Nike Ardilla di hati penggemarnya. Mungkin juga akibat tren musik telah bergeser, nama mereka pun akhirnya hanya seperti penyanyi “numpang lewat”. Lalu, ke mana kah Deddy Dores sekarang?

Anang Hermansyah – Kris Dayanti


Terlepas dari alasan perceraian mereka, perpisahan ini terlihat sebagai cambuk bagi Anang. Cambuk yang membuatnya muncul lagi ke permukaan dan kembali bernyanyi. Lagu pertama adalah jeritan hati sang pujangga. Meskipun terlihat seperti ratapan cengeng, lagu bertajuk “Separuh Jiwaku Pergi” mampu membuktikan bahwa Anang masih mampu bersaing dengan penyanyi-penyanyi baru lainnya. Mulai di lagu kedua, Anang memperkenalkan duet terbarunya, Syahrini. Melihat mereka berdua di single “Jangan Memilih Aku” akan mengingatkan kita pada duet Anang-KD di “Makin Aku Cinta”. Suara dan teknik menyanyi Syahrini sangat mirip dengan Kris Dayanti. Tampaknya sudah menjadi tren bagi seorang produser untuk mencari pengganti artis semirip mungkin dengan artis lamanya. Namun tidak seperti Deddy Dores yang hendak mengenang kepopuleran Nike Ardilla, kemunculan Syahrini tampak seperti ejekan Anang kepada KD, bahwa ia pun masih bisa mencari penyanyi lainnya. Lalu akankah Syahrini berakhir seperti Dike Ardilla? We’ll see…

===============================================

haha, why am i talking this stuff anyway…

No comments: